Kung Fu Panda
Po cuma seorang panda dari seorang angsa yang bernama Mr. Ping. Gak sadar apa kalo ada yg beda dan aneh, padahal dia Panda, kok bapaknya bisa angsa yach? Sehari-harinya Po membantu bapaknya berjualan mie di bisnis restoran yang telah ada sejak turun-temurun. Sebenarnya impian Po bukan menjadi penerus ayahnya mengambil alih restoran, melainkan ia ingin menjadi seorang pendekar kungfu. Ya, Po hanyalah seorang fanatik kungfu.
Hingga suatu hari, diadakannya suatu upacara untuk mencari Dragon Warrior yang bisa melawan Tai Lung. Menurut ramalan Master Oogway, Tai Lung akan kembali dan menuntut balas. Tai Lung adalah mantan murid Shifu, ia dipenjara karena obsesinya menjadi Dragon Warior yang tidak kesampaian dan akhirnya menjadi jahat. Dragon Warrior sendiri rencananya akan dipilih satu dari 5 pendekar kungfu yang telah dilatih sebelumnya oleh Master Shifu. Kelima pendekar itu antara lain: Tigress, Monkey, Mantis , Viper, dan Crane.
Entah karena keberuntungan atau takdir, Po lah yang akhirnya terpilih menjadi Dragon Warrior. Bagaimana bisa? Sedangkan Po sama sekali tidak bisa kung fu. Tetapi pilihan Master Oogway tidak pernah salah dan tidak bisa dirubah. “Tidak ada yang namanya kecelakaan”, katanya. Disitulah tantangan Master Shifu untuk melatih dan menjadikan Po seorang Dragon Warrior. Yah, mulanya sih tidak berjalan lancar. Master Shifu pesimis dan mengancam jika Po tidak bisa silahkan pulang saja keeseoka harinya, kelima pendekar pun juga mengintimidasinya. Namun semakin Po dicela dan dihina, maka samakin dia bangkit. Master Shifu pun akhirnya sadar, bahwa ia hanya butuh keyakinan untuk mempercaai Po menjadi Dragon Warior yang bisa mengalahkan Tai Lung. Setelah pepatah terakhir yang dikatakan oleh Master Oogway, akhirnya ia meninggal. Terbang ke langit bersamaan dengan daun-daun buah persik. Begini pepatahnya, pasti kalian sudah pernah dengar, bagus deh.
Hingga suatu hari, diadakannya suatu upacara untuk mencari Dragon Warrior yang bisa melawan Tai Lung. Menurut ramalan Master Oogway, Tai Lung akan kembali dan menuntut balas. Tai Lung adalah mantan murid Shifu, ia dipenjara karena obsesinya menjadi Dragon Warior yang tidak kesampaian dan akhirnya menjadi jahat. Dragon Warrior sendiri rencananya akan dipilih satu dari 5 pendekar kungfu yang telah dilatih sebelumnya oleh Master Shifu. Kelima pendekar itu antara lain: Tigress, Monkey, Mantis , Viper, dan Crane.
Entah karena keberuntungan atau takdir, Po lah yang akhirnya terpilih menjadi Dragon Warrior. Bagaimana bisa? Sedangkan Po sama sekali tidak bisa kung fu. Tetapi pilihan Master Oogway tidak pernah salah dan tidak bisa dirubah. “Tidak ada yang namanya kecelakaan”, katanya. Disitulah tantangan Master Shifu untuk melatih dan menjadikan Po seorang Dragon Warrior. Yah, mulanya sih tidak berjalan lancar. Master Shifu pesimis dan mengancam jika Po tidak bisa silahkan pulang saja keeseoka harinya, kelima pendekar pun juga mengintimidasinya. Namun semakin Po dicela dan dihina, maka samakin dia bangkit. Master Shifu pun akhirnya sadar, bahwa ia hanya butuh keyakinan untuk mempercaai Po menjadi Dragon Warior yang bisa mengalahkan Tai Lung. Setelah pepatah terakhir yang dikatakan oleh Master Oogway, akhirnya ia meninggal. Terbang ke langit bersamaan dengan daun-daun buah persik. Begini pepatahnya, pasti kalian sudah pernah dengar, bagus deh.
“Yesterday is a history, Tomorrow is a Mistery, and Today is a Gift. That’s why it called Present”.
Ramalan Mater Oogway ternyata benar, Tai Lung berhasil kabur dari penjara dan mencari Master Shifu yang telah menganggapnya sebagai anaknya sendiri untuk menuntut balas. Pada saat itu pula seluruh penduduk desa diungsikan, karena ternyata Dragon Scroll (seperti surat berisi jurus sakti) tidak berisi apa-apa alias kosong. Po kaget, Master Shifu juga sama kagetnya. Sekali lagi keajaiban terjadi, pada saat Po membantu ayahnya berkemas, dia diberitahu oleh ayahnya mengenai resep rahasia yang membuat mie buatan restoran mereka sangat enak. “Resep rahasia itu.. tidak ada!”, kata Mr. Ping. Po kaget, hah?! “Untuk membuat mie spesial tidak dibutuhkan resep rahasia, yang dibutuhkan hanya keyakinan bahwa itu spesial”, lanjutnya lagi. Po pun tersadar, kata-kata ayahnya tentang resep rahasia sama seperti Dragon Scroll yang isinya kosong. Po pun menatap Dragon Scroll itu, dan dilihatnya pantulan dirinya sendiri dari kertas tersebut. Kini ia sadar, untuk menjadi Dragon Warior tidak perlu jurus istimewa, dia hanya perlu yakin pada diri sendiri. Itulah alasan mengapa Master Oogway dulu tidak memilih Tai Lung menjadi Dragon Warior, karena seorang Dragon Warior akan menyadari dirinya seorang Dragon tanpa perlu terobsesi.
Hikmah yang bisa diambil dari film ini, Ingat, jangan menilai orang lain hanya dari bentuk fisiknya saja. Buktinya Po, jangan pernah meremehkan orang gendut yach. Hehehe..
